Hubungan Faktor Resiko dengan Angka Kejadian Penyakit Jantung di RS Panti Waluyo Surakarta
Keywords:
Penyakit Jantung, Faktor Risiko, Angka Kejadian, Hipertensi, Obesitas.Abstract
ABSTRACT
Background: Penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian global dan di Indonesia, dengan beban yang terus meningkat di Jawa Tengah. Identifikasi faktor risiko penting untuk pencegahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor risiko dengan kejadian penyakit jantung di RS. Panti Waluyo Surakarta.
Methods: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional dilakukan pada Maret-April 2026 di RS. Panti Waluyo Surakarta. Sampel berjumlah 30 pasien rawat inap dengan diagnosis penyakit jantung diambil secara total sampling. Data dikumpulkan dari rekam medis dan kuesioner. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square/Fisher's Exact untuk analisis bivariat dan regresi logistik berganda untuk analisis multivariat.
Results: Sebagian besar responden adalah laki-laki (66,7%) dan kelompok usia ≥56 tahun (76,7%). Analisis bivariat menunjukkan hanya hipertensi yang berhubungan signifikan dengan kejadian penyakit jantung (p=0,049). Analisis multivariat mengkonfirmasi hipertensi sebagai faktor risiko independen yang paling kuat (OR=16,00; IK95%=1,18-217,01; p=0,036). Obesitas menunjukkan tren sebagai faktor risiko potensial (OR=9,00) meski tidak signifikan secara statistik (p=0,064). Faktor risiko lain seperti jenis kelamin, kebiasaan merokok, diabetes melitus, dan frekuensi olahraga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Conclusion: Hipertensi merupakan faktor risiko dominan dan signifikan yang berhubungan dengan kejadian penyakit jantung di RS. Panti Waluyo Surakarta. Temuan ini menekankan pentingnya prioritas pengendalian hipertensi dalam upaya pencegahan penyakit jantung di tingkat rumah sakit.
KEYWORDS
Penyakit Jantung, Faktor Risiko, Angka Kejadian, Hipertensi, Obesitas.






